Alat Penghemat BBM Mobil
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Alat Penghemat BBM Mobil masih menjadi topik pembicaraanku dengan wanita bernama Latika ini, kemudian dia menjelaskan mengapa hanya aku yang berani berkunjung ke rumah Ustadz Khozin. pembicaraanku tentang
alat penghemat bbm mobil
terpotong. “Kalau Mas Putra sudah mengenal kakekku berarti mas paham dengan watak beliau kan?”
“apa hanya karena aku mengetahui watak beliau hanya aku yang berani berkunjung ke sana?”
“bukan begitu, murid-muridnya masih merasa takut kalau berkunjung ke sana. atau mungkin terlalu segan.” Putra mengernyitkan dahinya. selang beberapa detik anak-anak kecil berpakaian muslim berlarian menuju kami dan berteriak riuh, “assalamu’alaikum!” mereka menyerbu Latika dan berebut mencium tangannya. “ustadzah, hari ini pelajarannya menggambar saja ya? bosen baca iqra’ terus.” salah satu muridnya merengek lalu Latika menanggapinya dengan bijak, “kalau nggak mau membaca iqra’ lagi berarti nggak ada pelajaran menggambar dong sayang?” anak itu berusaha menyanggah dengan wajah cemberut. “yasudah kalau anda mau mengajar, saya undur diri dulu. Assalamu’alaikum.”
“wa’alaikumsalam.” jawabnya sambil tersenyum manis. aku berjalan menuju motorku ku parkir. di sana masih menggantung tas yang biasanya kuisi dengan alat penghemat bbm mobil. diperjalanan pulang perasaan senang, kecewa, lega bercampur menjadi satu. senang karena dia sudah berkomunikasi langsung dengan wanita pujaannya. kecewa karena dia tidak berhasil mengutarakan perasaannya. lega karena rasa penasarannya sudah terjawab.
dua hari kemudian Putra berkeliling lagi dan menuju rumah Pak Anang, di sana dia menceritakan kejadiannya ketika bertemu dengan Latika. Dia mengatakan kalau belum mengutarakan perasaannya, “saya malu pak. baru pertama kali ketemu kok langsung bilang cinta.”
mendengar pernyataanku sontak Pak Anang tertawa terbahak-bahak. “baiklah, baiklah. bapak paham sama apa yang terjadi sama kamu. nanti bapak akan mencoba untuk membicarakan hal ini dengan dia. Oh iya, kamu sudah tahu namanya ya?”
“Iya pak. Kemarin kami sudah ngobrol agak lama. dan, Oh iya ustadz Khozin itu masih ada hubungan kakek ya dengan Latika?”
“Iya, Pak Khozin itu ayahnya istri saya. beliau dulunya guru ngaji di TPQ dekat sana. dengar-dengar kamu ini murid kesayangannya ya?”
“ah jangan begitu pak. kebetulan kami dulu kenal dekat antara guru dan murid. saya dulu itu memel. Kalau diajarin ngaji nangkapnya lama. hehehe .” suasana kami mencair. Putra memutuskan untuk pulang dan beristirahat di rumah. alat penghemat bbm yang dibawa adalah sisa hari ini yang ternyata beberapa toko sedang tutup hingga dia tidak mengirimkan stok dagangannya. sayang sekali.
sebelum mandi, Putra menyempatkan diri untuk membuka internet. dia mencari beberapa materi kuliahnya yang tidak ada di perpustakaan. dia mengetikkan kalimat: sejarah islam semasa Stalin, tak lama kemudian halaman itu sedang memproses dan muncullah beberapa artikel yang relevan. dipilihnya salah satu dan mulai membaca.
Uni Soviet adalah bekas negara yang terdiri atas lima belas republik sosialis yang dibentuk pada tahun 1922 hingga dibubarkan pada penghujung tahun 1991. Dari lima belas republik tersebut, enam di antaranya memiliki penduduk mayoritas muslim, yaitu Azerbaijan, Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Terdapat pula masyarakat muslim dalam jumlah besar di wilayah Idel-Ural dan Kaukasus Utara, Federasi Rusia. Masyarakat muslim Tatar juga dapat ditemukan dalam jumlah besar di Siberia dan wilayah lainnya.
Dia tidak menuntaskan membacanya. dimatikannya browser serta internetnya, lalu dia berkemas untuk mandi dan bersiap-siap di hari esok mengantarkan dagangan Alat Penghemat BBM Mobil





Links:


