
Penghemat BBM Mobil & BBG
Pembahasan kali ini tidak ada kaitan tentang penghemat bbm mobil ataupun penghemat bbm motor, tapi kita akan membahasa tentang BBG untuk ANGKOT. Pilot project penggunaan bahan bakar gas (BBG) untuk transportasi umum akan mulai dilakukan di Surabaya dan Palembang pada tahun depan.
“Tahun ini kita mulai bicara feed-nya. Pilot project di Surabaya dan Palembang,” kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, Evita H. Legowo, dalam situs resmi Ditjen Migas, Jumat (27/8/2010).
Evita menjelaskan, pemilihan kedua daerah tersebut dengan pertimbangan adanya sumber gas dan penduduknya yang cukup padat. Nantinya, di masing-masing daerah akan didirikan 1 SPBG. Mengenai jumlah kendaraan umum yang bisa dilayani SPBG tersebut, tergantung pada kapasitasnya.
Pemanfaatan bahan bakar gas atau BBG untuk transportasi belum maksimal karena beberapa hal, antara lain keterbatasan jaringan pipa distribusi gas bumi, harga converter kit mahal, investasi dan biaya operasi SPBG lebih mahal, margin bagi pengusaha SPBG yang belum menarik serta adanya opini masyarakat bahwa penggunaan bahan bakar gas atau BBG memiliki resiko keamanan yang lebih besar dibandingkan BBM.
Sementara Ketua Harian Dewan Energi Nasional Darwin Zahedy Saleh menyatakan memperbanyak penggunaan gas untuk transportasi umum di kota-kota besar merupakan langkah konkrit untuk mempercepat turunnya subsidi BBM. Oleh karena itu, DEN berpikir untuk lebih bersungguh-sungguh mengalokasikan kembali anggaran infrastruktur BBM dan BBG.
Untuk mewujudkan penggunaan BBG bagi transportasi umum, hasil sidang DEN menyatakan bahwa pemerintah perlu menyusun kebijakan pemanfaatan gas untuk transportasi yang lebih terintegrasi dan roadmap pengembangan jaringan gas dan SPBG.
Kata Kunci Yang Mungkin Berhubungan Dengan Artikel Di atas:
penghemat bbm,penghemat bbm mobil,penghemat bbm motor,penghemat bbm magnet,penghemat bensin,penghemat bahan bakar,penghemat bensin mobil,penghemat bbm terbaik.
Sumber:
Detik SBY

